• Yah Inilah Kita, Bergerak atau Tergantikan :)


    Kesuatuberhasilan dihasilkan dari perjuangan
    Perjuangan memanglah sulit
    Perjuangn butuh pengorbanan
    Dan itu semua taklah mudah
    Tak segampang yang kita pikirkan
    Tak seteoritis yang kita tuliskan
    Ya bner terkdang langkah yang kita lakukan ini mmbuat kita letih lelah
    Yg membuat kita terkadang hampir tak berdaya
    Sadar tidak sadar itulah yang kita lakukan sekarang ini
    Tetap tegar, tetap berjuang dan yakinlah Allah bersama kita…
    Dan yakinlah hari esok sudah menanti kita dengan penuh harapan..


    Yah itu lah mungkin sepotong bait untaian kata yg mungkin menjadi awal dari langkah kita, terserah sahabat2 mau memahaminya ataupun tidak, karena semua mempunyai kebebasan hak, tapi apakah kebebasab trsbut yg dimaksud? Kebebasn untuk tidak mau menerima kebaikan?, Belajarlah untuk menjadi pribadi yang bisa menghargai. Suai? Termasuk buat diri saya pribadi.

    Sebelumnya sya mmhon izin dan mminta maaf jika slama ini ada kslahan, dimaafkan ya.. J

    Ada problem pasti ada jalan keluarnya, suai? Tinggal lagi kita harus bersabar serta berusaha untuk  menemukan dan keluar dari jalan yang menghambat tersebut.

    1.       Koordinasi antar pengurus/divisi mengenai proker/kegiatan masih berantakan
    Solusinya : Sudah saling kenal kah dengan divisi mereka?. Sudah membangun hubungan yang baik kah? Kalau jawabannya belom silahkan sahabat-sahabat perbaiki.

    2.       Koordinasi antar intern pengurus divisi masih kurang solid
    Solusinya : Hampir sama seperti solusi poin 1, Sudah saling kenal kah dengan sahabat-sahabat dalam divisimu?. Sudah membangun hubungan yang baik kah? Seberapa sering intensitas menyapa antara kalian? Menyapa ya sahabat-sahabat bukan bertemu. Kalau jawabannya belom silahkan sahabat-sahabat perbaiki.

    3.       Multijob atau mungkin ada yang lain mengatakannya multiplayer
    Solusinya : ya sebenarnya tidak apa-apa asal bisa membagi waktunya dengan baik, bisa memprioritaskan mana yang kira-kira bener-bener urgent harus dilakukan terlebih dahulu. Inget sahabat-sahabat tak ada larangan kalian harus berkutat disatu organisasi saja justru kalian harus menyebar dan harus bisa menebarkan nilai-nilai yang ada. 

    4.       Timeline Proker antar divisi sering bertabrakan
    Solusi: Ya sinkronkan, Balik lagi ke beberapa poin diatas, koordinasi dan komunikasinya diperbaiki. Kemudian cobalah setiap kegiatan yang mau diadakan dilaporkan kepada ketua biar tidak terjadi hal yg seperti ini karena ketua itu pasti sudah mempunyai catatan jadwal kegiatan organisasi yang diamanahkannya.

    5.       Permasalahan proker divisi samapi kebawa ke personal
    Solusi : Rasulullah SAW pernah memberikan contoh maaf memaafkanlah diantara kalian, legowo dan lapang dada, sering koordinasi lagi ya.. Yg lagi ada problem dengan saudaranya maka maafkanlah, jgn berlarut larut dan jangn malu untuk meminta maaf.



    6.       Proker gagal / tertunda
    Solusi : Yg pertama jangan disesali, justru jadikan bahan evaluasi ya. Kenapa bisa terjadi itu pasti ada penyebabnya, nah oleh karenanya cari akar penyebabnya kemudian perbaiki. Dan ada hal yang mungkin bisa sahabat-sahabat terapkan dan ini hanya bersifat just share, proker memang perlu tapi proker bukanlah segala-galanya. Kalau misalkan diantaranya ada yg beranggapan tolak ukur kesuksesan pengurus fosma sekarang ini adalah proker yg berjalan sesuai dgn jadwal, banyak kegiatan, terus target pesertanya rame sebenarnya itu prinsip yang salah dan kalau bisa dibuang jauh-jauh. Tolak ukur kesuksesan bukan dari itu saja, proses yang kita create/bangun bersama dan nilai yg disampaikan ke peserta  itu tercapai, nah barulah itu yang menjadi tolak ukurnya. J So, Not Proker Oriented.. Terus  apa tolak ukur dari proker oriented trsbut? Yang seperti apa bentuknya, soalnya dia bukan mkanan dan juga bukan minuman?. Yg jelas analogi paling gampang adalah jangan memaksakan proker/kegiatan tersbut kalau memang bner-bner sikon tidak mendukung. Dan diranah inilah seni dari seorang pemimpin harus dikeluarkan. Lalu siapa pemimpin itu? Ya kalian2 semua.

    7.       Kepanitiaan tidak solid/mencla mencle
    Solusi : Ya solidkan, caranya bangun hubungan kembali sesama kepanitiaan tersebut, perbanyak intensitas menyapa bukan bertemu,  krena kalau sudah sperti itu Insya Allah akan timbul rasa nyaman dan aman. Kemudian bangun komitmen, kerja keras, baru hasil kita petik bersama-sama.

    8.       Yang kerja itu-itu aja orangnya
    Solusi : Yang lain sudah seberapa sering disapa dan kemudian baru diajak? Kalau sekedar sms semua pun bisa. Analoginya sperti sms gateway dari provider sluler yng membroadcast k sluruh pelanggannya ada info sperti ini sperti itu, tapi apakah semua pelanggan membacanya atau mungkin malah menghiraukannya. Maksudnya disini adalah seberapa sering diantara kita itu saling menyapa secara langsung atau ngbrol2 scara langsung.
    Kemudian ayo dong, kita ini disinikan bareng2, asas kita gotong royong dan kekeluargaan, bagi-bagi lah job, percaya aja. Kalaupun ada yang kesulitan bisa langsung mminta bntuan, jngan malu dan jangan gengsi atau yg lebih ekstrim malah lari. Ok2..

    9.       Kurang Pengayoman, Merasa kurang dekat
    Solusi : Ya ayomi lah, mreka itu sahabt-sahabat kita semua, mereka itu adik-adik kita yang kelak bakalan meneruskan perjuangan kita. Jgn loh2 gw2… Ingat asas kita, kalau lupa buka AD/ART. Buat yang merasa kakak2nya bantu adik2nya ya.

    10.   Masih ada sekat antar divisi yang ada
    Solusi: Sebenarnya kita ini sudah sadar dengan kesalahan-kesalahan kita masing2, adanya divisi itu untuk mempermudah dalam pembagian ranah jobdesk kita tapi ya klo kerja tetap bareng2 bukan malah divisi itu aj yang kerja. Mungkin karena itu lah terlihat terjadinya sekat-sekat yang ada. Ayo doong..

    11.   Sibuk
    Solusi : Apakah orang tua sahabat-sahabat pernah mengucapkan “ayah ibu sibuk nak jadi tak bisa ngurusi kalian?” Tentu tidak kan. Yah semua bisa memaklumi kesibukan kita semua. Sesibuk apapun itu ya tetaplah coba memberikan kontribusinya semaksimal mungkin. Suai?

    12.   Sepertinya Ranah kerja kita memang itu aj deh
    Solusi: Siapa bilang?, jgn termindset oleh nama divisi ya.. Jgn karena ranah kerja kita mmang sperti itu  kita malah tidak bisa berkspresi/berkreatftas.  Silahkan kalau ada ide yng brilliant diekspresikan.

    13.   Sepi ketika pertemuan
    Solusi: Sepi dan rame itu hal yang fluktuatif ketika pertemuan. Tapi yang jadi maslah kalau grafiknya itu trus mnurun, nah itu bru dipertanyakan. Kalau sudah sperti itu cari pnybabnya dan perbaiki.. Buat yang mungkin tdak bsa hdir sebisanya lah untuk mmbrikan kabar. Tidak apa-apa walau itu “malas” alasannya skalipun, setidaknya teman2 sudah mau menghargai pertemuan trsbut.

    14.   Ada yang berkelompok-kelompok tanpa adanya silaturahmi/pertemuan yang jelas.
    Solusi: Mungkin lagi belajar kelompok kali. Fitrah kita itu makhluk social yang membtuhkan orang lain. Berpikir positif lah, jgn ada prasangka negative diantara kita. 1/0= tak terhingga.

    15.   Merasa kalau kakak2nya terlalu dalam terjun keranah kami.
    Solusi : Untuk yang ini terima kasih masukannya dan akan menjadi introspeksi buat kami slanjutnya, sya pribadi dan shbat2 sya lainnya mhon maaf dan kmi trima msukannya. But, kami mungkin mlkukan sperti itu karena kami ingin mncoba mnjadi kk2 terbaik buat klian. Yang jelas kami akan selalu welcome untuk mendengarkan dan siap membantu shabat2 adik2 ku smua.


    Sudah2, sekarang kita semua senyum dulu J ^_^ J ^_^ J.
    Indah bisa melihat kita semua bisa tersenyum sperti itu.
    Tarik nafas yang panjang kemudian keluarkan. Keluarkannya lewat mulut ya..

    Shabat-sahabat ku sungguh nikmat ketika kita sekarang masih bisa bernafas, oleh karenanya syukuri nikmat yang Allah berikan itu, yang kemarin biarlah berlalu ambil hikmah dan pelajaran dari situ.

    Perbaiki dan perbaiki sedikit demi sedkit karena sekarang ini kita masih ada kesempatan untuk beribadah.  Manfaatkanlah..

    Kita dan kami semua yakin bahwasannya kedepannya harus lebih baik dan lebih baik lagi. Percayalah itu …
    Action, Action, Action, Bareng2 ya !!!

    Bergerak atau Tergantikan



0 komentar:

Poskan Komentar